I
can’t say anything.
Ya,
aku tak bisa berkata apa-apa lagi.
Semua
yang ingin kuungkapkan tertahan di lidahku.
Hanya
mampu ku pikirkan betapa menyakitkan ini.
Semua
tekanan mengelilingi otak dan hati.
Can’t
i??
Tidak
bisakah aku??
Berulang
kali ku putar kembali memory masa lalu.
Ingin
ku tau apa salahku.
Wah,
ini sungguh hebat.
Tekanan
yang begitu kuat tak bisa ku kurangi.
Semakin
bertambah seiring berjalannya waktu.
Bahkan
aku sendiri ingin tertawa.
Bodohnya
hingga aku terus menjadi lemah.
Aku
mencoba tersenyum.
Namun
air mataku tak bisa tertahan.
Aku
mencoba menerima.
Namun
itu tak semudah yang ku duga.
Memang
diluar sana masih banyak orang-orang yang memiliki rasa sakit lebih dalam.
Rasa
takut lebih dalam.
Rasa
khawatir lebih dalam.
Rasa
sakit lebih dalam.
Rasa
tertekan lebih dalam.
Dan
rasa campur adukku hanyalah seujung kuku mereka.
Hal
itu yang membuat ku untuk tetap membuka mata.
Membuka
perasaanku bahwa aku tak lebih buruk.
Membuatku
tetap ingin hidup.
Demi
orang-orang yang berharga untukku.
Aku
tak akan menyerah.
OMONG
KOSONG!!!
Aku
hampir masuk jurang yang sama berulang kali.
Bahkan
hari ini, detik ini juga aku ingin semuanya berakhir.
Aku
ingin menjauh dari para manusia.
Aku
manusia yang penuh kedengkian.
Berharap
ada hal yang adil.
Hal
yang tak bisa ku gapai saat ini.
Hal
yang sudah bisa digapai orang-orang.
Hal
yang membanggakan.
Hal
yang selalu gagal ku raih.
Hal
itu adalah dunia.
Aku
manusia yang penuh dengan kebohongan.
Berharap
hal yang dapat menghapus kesedihanku.
Hal
yang membuatku tertawa.
Hal
yang membuatku melepaskan semua keluhku.
Hal
yang membuatku tidak ingin lari.
Hal
itu adalah Tuhanku.
Bagaimana
mungkin aku mengingkariNya.
Bahwa
karenaNya aku hidup.
KarenaNya
aku merasakan kasih sayang.
KarenaNya
aku memiliki teman.
KarenaNya
aku bersyukur.
KarenaNya
aku berjuang demi orang tuaku.
Maka,
setidaknya dengarkan permohonan manusia yang masih banyak dosa ini.
Angkatkan
beban hatiku Wahai sang Pengasih.
Ringankan
tekanan di dadaku Wahai sang Penyayang.
Tinggikan
imanku yang masih sejengkal ini Wahai Allah.
Jangan
biarkan aku berpikir untuk mengakhiri hidupku hanya untuk ini Wahai yang Maha
Agung.
Terangkan
mataku untuk selalu dapat melihat hal-hal baik di dunia ini Wahai yang Maha
Suci.
Sesakit
hati yang ku rasakan, sebesar do’a yang ku panjatkan, sebanyak harapan yang ku
ucapkan.
Dengan
sepenuh hatiku aku meminta pertolonganMu.
No comments:
Post a Comment